1. Konsep
ilmu, teknologi, dan masyarakat (ITM) perlu dimasukkan dalam pembelajaran IPS
di SD karena alasan-alasan berikut:
Konsep
ITM dimasukkan dalam pembelajaran IPS memberikan kontribusi secara langsung
terhadap misi pokok IPS, khususnya dalam mempersiapkan warga Negarasebagai
berikut :
· Memahami
ilmu pengetahuan di masyarakat.
· Pengambilan
keputusan warga Negara
· Membuat
koneksi antar pengetahuan
· Mengingatkan
generasi pada sejarah bangsa-bangsa beradab
Pada awalnya ide
pemikiran tentang konsep ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial dimasukkan
dalam pembelajaran IPS terlebih dahulu berkembang di Negara-negara Eropa yang
kemudian diadopsi oleh Amerika Serikat. Noris Harms melalui studinyaproject
shyntesis mengembangkan IPS untuk persekolahan dengan tujuan sebagai berikut:
· .IPS
untuk memenuhi kebutuhan pribadi individu. Pendidikan IPS hendaknya mempersiapkan
individu-individu yang menggunakan kehidupan mereka dan menjawab dunia
teknologi yang semakin majub.
· IPS
untuk memecahkan berbagai persoalan kemasyarakatan masa kini. Pendidikan IPS
hendaknya menghasilkan warga Negara yang serba tahu yang siap menghadapi persoalan
kemasyarakatan yang berkaitan dengan masalah IPS secarabertanggungjawabc.
· IPS
dalam membantu memilih karir. Pendidikan IPS hendaknya menyadarkansemua siswa
akan hakikat dan ruang lingkup keragaman karir yang berkaitandengan ilmu dan
teknologi yang terbuka bagi semua siswa yang mempunyai bakatyang berbedad.
· IPS
untuk mempersiapkan studi lanjutan. Pendidikan IPS hendaknya membukakesempatan
kepada siswa yang ingin memperdalam ilmu pengetahuan yang secaraakademik maupun
professional akan mendapatkan pengetahuan akademik yangtepat untuk memenuhi
kebutuhannya.
Konsep Ilmu, Teknologi
dan Masyarakt atau disingkat dengan ITM diperlukan dalampembelajaran IPS sebab
masalah-masalah kemasyarakatan pada era kini tidak dapatdipecahkan hanya dengan
mengandalkan satu disiplin ilmu semata, tetapi salingketerkaitan dengan
disiplin ilmu lainnya dikarenakan permasalahan masyarakat makinkomplek.
2. Beberapa
hal penting dari konsep ilmu, teknologi, dan masyarakat (ITM) dalam memberikan
kontribusi terhadap misi pokok IPS adalah sebagai berikut:
·
Memahami
ilmu pengetahuan di masyarakat.
Konsep ITM membantu siswa memahami peran ilmu pengetahuan dalam
kehidupan sehari-hari dan di masyarakat. Hal ini melibatkan pemahaman tentang
bagaimana ilmu pengetahuan ditemukan, dikembangkan, dan digunakan untuk
memahami fenomena alam, manusia, dan masyarakat.
·
Pengambilan
keputusan warga Negara.
Konsep ITM membantu siswa dalam pengembangan keterampilan pengambilan
keputusan yang penting sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Siswa akan
mempelajari bagaimana informasi, data, dan fakta yang diperoleh melalui ilmu
pengetahuan dan teknologi dapat digunakan untuk memahami isu-isu sosial,
politik, dan ekonomi.
·
Membuat
koneksi antar pengetahuan.
Konsep ITM membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan untuk membuat
koneksi antara berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu pengetahuan, teknologi,
sejarah, geografi, ekonomi, dan lainnya. Siswa akan belajar bagaimana
pengetahuan dari berbagai bidang ini saling terkait dan saling mempengaruhi.
·
Mengingatkan
generasi pada sejarah bangsa-bangsa beradab
Konsep ITM juga membantu siswa untuk menghargai sejarah bangsa-bangsa
yang beradab dan peran teknologi dalam perkembangan masyarakat. Siswa akan
belajar tentang inovasi dan pencapaian penting dalam sejarah manusia yang
melibatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini memberikan
siswa pemahaman yang lebih baik tentang perjalanan manusia sepanjang waktu dan
memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang telah dicapai serta tantangan
yang dihadapi.
3.
beberapa
dampak positif dan negatif dari kemajuan di bidang teknologi
Dampak Positif
·
Kemudahan
Akses Informasi: Teknologi telah memungkinkan akses mudah dan cepat terhadap
informasi dari berbagai sumber di seluruh dunia. Contohnya adalah akses
internet yang memungkinkan kita mencari informasi, membaca berita, atau
mempelajari hal-hal baru dengan cepat.
·
Kemajuan
di Bidang Kesehatan: Teknologi medis telah memberikan kemajuan signifikan dalam
diagnosis, perawatan, dan penyembuhan penyakit. Misalnya, perkembangan dalam
bidang pencitraan medis seperti CT scan dan MRI memungkinkan deteksi dini dan
diagnosis yang lebih akurat.
·
Efisiensi
dan Produktivitas: Kemajuan teknologi telah meningkatkan efisiensi dan
produktivitas dalam berbagai sektor. Misalnya, otomatisasi proses manufaktur
menggunakan robotik dan mesin dapat meningkatkan produksi dan mengurangi biaya
produksi.
·
Kemudahan
Komunikasi: Teknologi komunikasi seperti ponsel cerdas dan media sosial telah
memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain di seluruh dunia.
Dampak Negatif
· Ketergantungan:
Kemajuan teknologi dapat menyebabkan ketergantungan yang berlebihan, terutama
pada perangkat elektronik seperti ponsel cerdas. Ketergantungan ini dapat
mengganggu keseimbangan kehidupan pribadi dan sosial.
· Privasi
dan Keamanan: Teknologi memunculkan masalah privasi dan keamanan yang kompleks.
Misalnya, kebocoran data pribadi atau serangan siber yang dapat mengakibatkan
pencurian identitas atau penipuan online.
· Pengangguran:
Kemajuan teknologi seperti otomatisasi dan kecerdasan buatan dapat menggantikan
pekerjaan manusia dalam beberapa sektor. Ini dapat menyebabkan pengangguran struktural
dan membutuhkan adaptasi keahlian baru bagi tenaga kerja.
· Ketimpangan
Digital: Tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap teknologi dan
koneksi internet. Ketimpangan digital dapat memperkuat kesenjangan sosial dan
ekonomi antara mereka yang memiliki akses teknologi dan mereka yang tidak.
yang kita rasakan langsung dari
dampak-dampak tersebut adalah kemudahan akses informasi dan komunikasi yang
diberikan oleh teknologi. Kita dapat mencari informasi secara instan melalui
mesin pencari, menghubungi orang-orang di seluruh dunia melalui panggilan
video, atau berinteraksi dengan teman dan keluarga melalui media sosial. Namun,
kita juga bisa merasakan dampak negatif seperti ketergantungan yang berlebihan
pada ponsel cerdas yang dapat mengganggu interaksi sosial face-to-face atau
melibatkan diri dalam praktik online yang merugikan privasi kita.
4.
Tabel 1 : Perbandingan konsep ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Konsep adalah informasi yang digunakan oleh guru untuk bahan tes • Siswa
menganggap konsep sebagai sesuatu yang berguna bagi pribadi nya
• Konsep dianggap sebagai hasil • Konsep dianggap sebagai komoditas yang
diperlukan untuk memecahkan masalah
• Belajar pada hakikatnya adalah sebagai ujian • Belajar karena aktivitas,proses
ini penting namun bukan merupakan fokus
• Daya tahanya hanya berlaku dalam waktu singkat • Siswa yang belajar melalui
pengalaman sering mengaitkan nya dengan situasi baru
Tabel
2 : Perbandingan proses ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Siswa menganggap proses ilmiah sebagai keterampilan milik para ilmuwan •
Siswa menganggap proses ilmiah sebagai keterampilan yang dapat dilakukan oleh
siswa
• Siswa menggagap proses sebagai sesuatu untuk di terapkan sebagai keharusan
pelajaran • Siswa memandang proses sebagai keterampilan yang diperlukan untuk
memperbaiki dan mengembangkan diri mereka
• Pembahasan guru tentang proses ilmu kurang dipahami oleh siswa karena tidak
memperhatikan tingkat kelas • Siswa mudah memahami kaitan proses ilmu dengan
perilaku sehari-hari
• Siswa memandang proses ilmu sebagai keterampilan yang abstrak,dipuja-puja dan
sulit tercapai dan didekati • Siswa memandang proses ilmiah sebagai bagian
penting dari apa yang biasa mereka lakukan di kelas IPS
Tabel
3 : Perbandingan sikap siswa ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Perhatian siswa menurun pada kelas tertentu • Perhatian siswa meningkat pada
setiap kelas
• IPS menunjukan tingkat rasa ingin tau yang menurun • Rasa ingin tau siswa
lebih tinggi
• Siswa memandang guru sebagai penyampai informasi • Siswa memandang guru
sebagai fasilisator
• Siswa memandang IPS sebagai informasi yang harus dipelajari • Siswa memandang
IPS sebagai suatu cara untuk mengatasi masalah
Tabel
4 : Perbandingan antara kreativitas siswa ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Kemampuan bertanya siswa rendah • Siswa banyak bertanya untuk mengembangkan
bahan belajar dan aktivitas di kelas
• Siswa langka mengajukan pertanyaan yang unik • Siswa sering bertanya hal-ahal
yang unik yang menarik perhatian baik siswa maupun guru
• Kemampuan mengenal sebab-akibat dari situsai khusus kurang efektif • Siswa
mempunyai kemampuan dalam mengemukakan sebab-akibat dari hasil pengamatan
maupun tindakannya
• Siswa memiliki sedikit ide yang asli • Siswa nampak bergembira dengan
ide-idenya
Tabel
5 : Perbandingkan antara Aplikasi ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Siswa tidak memanfaatkan hasil belajar ilmu bagi kehidupannya • Siswa
memanfaatkan ilmu yang dipelajarinya dengan kehidupan sehari-hari
• Siswa tidak memanfaatkan hsil belajar nya untuk memecahkan masalah • Siswa
terlibat dalam memecahakan isu-isu sosial dan tahu relativitas ilmu dalam
memikul tanggung jawab sebagai warga negara
• Siswa dapat memceritakan informasi yang dipelajarinya • Siswa mencari
informasi dalam memecahkan masalah
• Siswa tidak mrngaitkan ilmu yang mereka pelajari dengan teknologi saat ini •
Siswa tertarik dengan perkembangan teknologi mutakhir dan memanfaatkannya untuk
mengetahui guna dan reveransi konsep ilmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar