Minggu, 11 Juni 2023

ilmu, teknologi, dan masyarakat (ITM) IPS UT

 

1.      Konsep ilmu, teknologi, dan masyarakat (ITM) perlu dimasukkan dalam pembelajaran IPS di SD karena alasan-alasan berikut:

Konsep ITM dimasukkan dalam pembelajaran IPS memberikan kontribusi secara langsung terhadap misi pokok IPS, khususnya dalam mempersiapkan warga Negarasebagai berikut :

·      Memahami ilmu pengetahuan di masyarakat.

·      Pengambilan keputusan warga Negara

·      Membuat koneksi antar pengetahuan

·      Mengingatkan generasi pada sejarah bangsa-bangsa beradab

Pada awalnya ide pemikiran tentang konsep ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial dimasukkan dalam pembelajaran IPS terlebih dahulu berkembang di Negara-negara Eropa yang kemudian diadopsi oleh Amerika Serikat. Noris Harms melalui studinyaproject shyntesis mengembangkan IPS untuk persekolahan dengan tujuan sebagai berikut:

·      .IPS untuk memenuhi kebutuhan pribadi individu. Pendidikan IPS hendaknya mempersiapkan individu-individu yang menggunakan kehidupan mereka dan menjawab dunia teknologi yang semakin majub.

·      IPS untuk memecahkan berbagai persoalan kemasyarakatan masa kini. Pendidikan IPS hendaknya menghasilkan warga Negara yang serba tahu yang siap menghadapi persoalan kemasyarakatan yang berkaitan dengan masalah IPS secarabertanggungjawabc.

·      IPS dalam membantu memilih karir. Pendidikan IPS hendaknya menyadarkansemua siswa akan hakikat dan ruang lingkup keragaman karir yang berkaitandengan ilmu dan teknologi yang terbuka bagi semua siswa yang mempunyai bakatyang berbedad.

·      IPS untuk mempersiapkan studi lanjutan. Pendidikan IPS hendaknya membukakesempatan kepada siswa yang ingin memperdalam ilmu pengetahuan yang secaraakademik maupun professional akan mendapatkan pengetahuan akademik yangtepat untuk memenuhi kebutuhannya.

Konsep Ilmu, Teknologi dan Masyarakt atau disingkat dengan ITM diperlukan dalampembelajaran IPS sebab masalah-masalah kemasyarakatan pada era kini tidak dapatdipecahkan hanya dengan mengandalkan satu disiplin ilmu semata, tetapi salingketerkaitan dengan disiplin ilmu lainnya dikarenakan permasalahan masyarakat makinkomplek.

 

2.      Beberapa hal penting dari konsep ilmu, teknologi, dan masyarakat (ITM) dalam memberikan kontribusi terhadap misi pokok IPS adalah sebagai berikut:

·      Memahami ilmu pengetahuan di masyarakat.

Konsep ITM membantu siswa memahami peran ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari dan di masyarakat. Hal ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana ilmu pengetahuan ditemukan, dikembangkan, dan digunakan untuk memahami fenomena alam, manusia, dan masyarakat.

·      Pengambilan keputusan warga Negara.

Konsep ITM membantu siswa dalam pengembangan keterampilan pengambilan keputusan yang penting sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Siswa akan mempelajari bagaimana informasi, data, dan fakta yang diperoleh melalui ilmu pengetahuan dan teknologi dapat digunakan untuk memahami isu-isu sosial, politik, dan ekonomi.

·      Membuat koneksi antar pengetahuan.

Konsep ITM membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan untuk membuat koneksi antara berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, sejarah, geografi, ekonomi, dan lainnya. Siswa akan belajar bagaimana pengetahuan dari berbagai bidang ini saling terkait dan saling mempengaruhi.

·      Mengingatkan generasi pada sejarah bangsa-bangsa beradab

Konsep ITM juga membantu siswa untuk menghargai sejarah bangsa-bangsa yang beradab dan peran teknologi dalam perkembangan masyarakat. Siswa akan belajar tentang inovasi dan pencapaian penting dalam sejarah manusia yang melibatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini memberikan siswa pemahaman yang lebih baik tentang perjalanan manusia sepanjang waktu dan memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang telah dicapai serta tantangan yang dihadapi.

 

3.      beberapa dampak positif dan negatif dari kemajuan di bidang teknologi

Dampak Positif

·      Kemudahan Akses Informasi: Teknologi telah memungkinkan akses mudah dan cepat terhadap informasi dari berbagai sumber di seluruh dunia. Contohnya adalah akses internet yang memungkinkan kita mencari informasi, membaca berita, atau mempelajari hal-hal baru dengan cepat.

·      Kemajuan di Bidang Kesehatan: Teknologi medis telah memberikan kemajuan signifikan dalam diagnosis, perawatan, dan penyembuhan penyakit. Misalnya, perkembangan dalam bidang pencitraan medis seperti CT scan dan MRI memungkinkan deteksi dini dan diagnosis yang lebih akurat.

·      Efisiensi dan Produktivitas: Kemajuan teknologi telah meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai sektor. Misalnya, otomatisasi proses manufaktur menggunakan robotik dan mesin dapat meningkatkan produksi dan mengurangi biaya produksi.

·      Kemudahan Komunikasi: Teknologi komunikasi seperti ponsel cerdas dan media sosial telah memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain di seluruh dunia.

Dampak Negatif

·      Ketergantungan: Kemajuan teknologi dapat menyebabkan ketergantungan yang berlebihan, terutama pada perangkat elektronik seperti ponsel cerdas. Ketergantungan ini dapat mengganggu keseimbangan kehidupan pribadi dan sosial.

·      Privasi dan Keamanan: Teknologi memunculkan masalah privasi dan keamanan yang kompleks. Misalnya, kebocoran data pribadi atau serangan siber yang dapat mengakibatkan pencurian identitas atau penipuan online.

·      Pengangguran: Kemajuan teknologi seperti otomatisasi dan kecerdasan buatan dapat menggantikan pekerjaan manusia dalam beberapa sektor. Ini dapat menyebabkan pengangguran struktural dan membutuhkan adaptasi keahlian baru bagi tenaga kerja.

·      Ketimpangan Digital: Tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap teknologi dan koneksi internet. Ketimpangan digital dapat memperkuat kesenjangan sosial dan ekonomi antara mereka yang memiliki akses teknologi dan mereka yang tidak.

 

yang kita rasakan langsung dari dampak-dampak tersebut adalah kemudahan akses informasi dan komunikasi yang diberikan oleh teknologi. Kita dapat mencari informasi secara instan melalui mesin pencari, menghubungi orang-orang di seluruh dunia melalui panggilan video, atau berinteraksi dengan teman dan keluarga melalui media sosial. Namun, kita juga bisa merasakan dampak negatif seperti ketergantungan yang berlebihan pada ponsel cerdas yang dapat mengganggu interaksi sosial face-to-face atau melibatkan diri dalam praktik online yang merugikan privasi kita.

 

4.       

Tabel 1 : Perbandingan konsep ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Konsep adalah informasi yang digunakan oleh guru untuk bahan tes • Siswa menganggap konsep sebagai sesuatu yang berguna bagi pribadi nya
• Konsep dianggap sebagai hasil • Konsep dianggap sebagai komoditas yang diperlukan untuk memecahkan masalah
• Belajar pada hakikatnya adalah sebagai ujian • Belajar karena aktivitas,proses ini penting namun bukan merupakan fokus
• Daya tahanya hanya berlaku dalam waktu singkat • Siswa yang belajar melalui pengalaman sering mengaitkan nya dengan situasi baru

Tabel 2 : Perbandingan proses ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Siswa menganggap proses ilmiah sebagai keterampilan milik para ilmuwan • Siswa menganggap proses ilmiah sebagai keterampilan yang dapat dilakukan oleh siswa
• Siswa menggagap proses sebagai sesuatu untuk di terapkan sebagai keharusan pelajaran • Siswa memandang proses sebagai keterampilan yang diperlukan untuk memperbaiki dan mengembangkan diri mereka
• Pembahasan guru tentang proses ilmu kurang dipahami oleh siswa karena tidak memperhatikan tingkat kelas • Siswa mudah memahami kaitan proses ilmu dengan perilaku sehari-hari
• Siswa memandang proses ilmu sebagai keterampilan yang abstrak,dipuja-puja dan sulit tercapai dan didekati • Siswa memandang proses ilmiah sebagai bagian penting dari apa yang biasa mereka lakukan di kelas IPS

Tabel 3 : Perbandingan sikap siswa ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Perhatian siswa menurun pada kelas tertentu • Perhatian siswa meningkat pada setiap kelas
• IPS menunjukan tingkat rasa ingin tau yang menurun • Rasa ingin tau siswa lebih tinggi
• Siswa memandang guru sebagai penyampai informasi • Siswa memandang guru sebagai fasilisator
• Siswa memandang IPS sebagai informasi yang harus dipelajari • Siswa memandang IPS sebagai suatu cara untuk mengatasi masalah

Tabel 4 : Perbandingan antara kreativitas siswa ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Kemampuan bertanya siswa rendah • Siswa banyak bertanya untuk mengembangkan bahan belajar dan aktivitas di kelas
• Siswa langka mengajukan pertanyaan yang unik • Siswa sering bertanya hal-ahal yang unik yang menarik perhatian baik siswa maupun guru
• Kemampuan mengenal sebab-akibat dari situsai khusus kurang efektif • Siswa mempunyai kemampuan dalam mengemukakan sebab-akibat dari hasil pengamatan maupun tindakannya
• Siswa memiliki sedikit ide yang asli • Siswa nampak bergembira dengan ide-idenya

Tabel 5 : Perbandingkan antara Aplikasi ITM dan Tradisional dalam IPS
Tradisional ITM
• Siswa tidak memanfaatkan hasil belajar ilmu bagi kehidupannya • Siswa memanfaatkan ilmu yang dipelajarinya dengan kehidupan sehari-hari
• Siswa tidak memanfaatkan hsil belajar nya untuk memecahkan masalah • Siswa terlibat dalam memecahakan isu-isu sosial dan tahu relativitas ilmu dalam memikul tanggung jawab sebagai warga negara
• Siswa dapat memceritakan informasi yang dipelajarinya • Siswa mencari informasi dalam memecahkan masalah
• Siswa tidak mrngaitkan ilmu yang mereka pelajari dengan teknologi saat ini • Siswa tertarik dengan perkembangan teknologi mutakhir dan memanfaatkannya untuk mengetahui guna dan reveransi konsep ilmu

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar