ANALISIS FILM REPUBLIK TWITTER
A. PEMAIN
§ Laura
Basuki kepada Dyah Hanum Farani, seorang wartawan investigasi junior
§ Abimana
Aryasatya kepada Sukmo Wiyogo
§ Enzy
Storia kepada Nadya Cahyadi
§ Ben
Kasyafani kepada Andre Rahardian
§ Tio
Pakusadewo kepada Kemal Pambudi
§ Nina
Tamam kepada Tante Nina
§ Jennifer
Arnelita kepada Rika
§ Leroy
Osmani kepada Arif Cahyadi
§ Gary
Iskak kepada Agra
§ Otig
Pakis kepada Kardi
§ Edi
Oglek kepada Belo Harahap
§ Mughnizein
kepada Smurf
§ Mengky
kepada Daebak
B. SINOPSIS
SINGKAT
Film
adalah salah satu media komunikasi massa yang sangat ampuh dalam mempengaruhi
penonton untuk mengubah pola pikir dan perilakunya agar sesuai dengan agenda
media yang dibuat oleh komunikator. Salah satu aspek yang paling sering
disinggung dalam sebuah film adalah masalah gender. Di Indonesia sendiri
terdapat banyak film yang mengandung unsur permasalahan terhadap gender. Gender
merupakan konsep jenis kelamin dilihat dari segi sosial dan budayanya. Gender
merupakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang
dikonstruksi secara sosial maupun kultural. “Republik Twitter” merupakan sebuah
film yang memberikan nafas segar bagi industri perfilman Indonesia. Mengusung
tema percintaan antara Mahasiswa tingkat akhir dan Jurnalis wanita, drama ini nyatanya
mampu menyimpan permasalahan gender yang cukup sensitif.
C. PERAN ASPEK PENDIDIKAN, ETIKA, POLITIK, EKONOMI, SOSIAL DAN PEMERINTAH
DALAM FILM REPUBLIK TWITER.
1. Aspek Pendidikan
Kalau kita
lihat film republic twiter dalam bidang pendidikan itu, masyarakat atau siswa
banyak menggunakan jejaring sosial untuk melalui hari-harinya dan banyak
informasi baru yang mudah didapatkan. Mereka lebih senang mendapat informasi
dari gegetnya atau laptopnya sendiri dibandingkan membaca Koran atau informasi
dari tempat lain.karena semua orang sudah memiliki hp atau
laptopnya. Jadi lebih mudah atau simple untuk mendapatkan suatau informasi.
Karena informasi dalam jejaring sosial itu selalu up to date mungkin karena itu
banyak masyarakat lebih memilih mendapatkan informasi dari jejaring sosial.
Tidak bersusah payah dalam menemukan suatu informasi.
2. Aspek etika
Kalau kita
sudah menonton film republic twiter itu,kita bisa melihat tidak seorangpun
siswa yang tidak menggunakan hp atau gegetnya,siswa sekolah selalu saja sibuk
sama hpnya itu, orang tua lagi bicarapun tidak diperdulikan, orang-orang lebih
mementingkan dunia mayanya dibandandingkan dunia nyatanya. Sifat manusia bisa
berubah-ubah diakibatkan karna hpnya dan zaman semakin canggih.
3. Aspek politik
Seperti yang kita
ketahui, Sekarang banyak media-media sosial yang bermuculan menulis tentang
politik didalam jejarin sosial salah satunya itu adalah twiter,dan salah satu
media yang dibahas dalam film republic twiter ini adalah politikus. Kita bisa
membuat kata-kata apa saja di jejarin sosial tersebut. Dan kita juga bisa
membuat tenar seseorang didalam dunia maya ini,karena semua informasi yang
disediakan dalam dunia maya ini bisa dilihat keseluruh dunia. Dan kita tidak
membutuhkan banyak waktu untuk melalukan hal yang mungkin kita lakukan agar
kita tenar didalam dunia maya tersebut.
4. Aspek ekonomi
Kalau kita
tinjau dari bidang ekonomi dalam film ini, membutuhkan kerjasama untuk
mendapatkan ekonomi yang banyak, orang yang mengelola warnet twiter itu bisa
memamfaatkan politikus agar seorang arif cahyadi bisa tenar didunia maya dan
bisa jadi geburnur DKI Jakarta, meskipun itu tidak benar menurut arif cahyadi.
Jadi orang warnet bisa mendapatkan uangnya dari politikus tersebut sebaliknya
politikus itu iya lebih mempertahankan nama politiknya tersebut.
5. Aspek sosial
Dalam aspek
sosial ini kita bisa bersosialisai melalui jejarin salah satunya twiter, banyak
orang bersosialisasi lewat twiter karena tidak membutuhkan waktu dan
menhabiskan tenanga untuk datang atau bertemu langsung dengan orang. Jejaring
sangat simple untuk bersosialisasi. Tidak mengenal waktu dan tempat,kita bisa
bersosialisasi dimana saja kapan saja melalui jejaring.
6. Aspek pemerintahan
Kalau kita
tinjau dari aspek sosial dalam film ini banyak sekali membahas tentang politik
dan aspek sosial, mungkin tokoh dari kemal itu bisa kita buat contohnya, kalau
ada orang seperti kemal itu dalam suatu bidang pemerintahan itu pasti akan
merugikan atau merusak pamor pemerintahan.
D. HAL POSITIF DAN NEGATIF
Terdapat hal positif dan negative dalam Film
Republik Twitter. Hal positifnya adalah kecerdasan pemikiran yang bisa
mengangkat nama melalui Twitter, selain itu kegigihan Sukmo untuk mengejar
tujuannya sangat baik untuk dijadikan motivasi oleh setiap penonton.
Tetapi ada hal negatifnya yaitu kecerdasan strategi
tersebut ketika pelaksanaannya merupakan hal yang licik. Dalam tweet-tweet
Sukmo tidak 100% benar mengenai sifat-sifat orang yang diangkat namanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar