1.
Perhatikan ilustrasi soal berikut ini.
Anda adalah seorang guru di SD Negeri 88 Mutiara,
jalan Kemuning no 34, Kecamatan Melati, Kabupaten Mawar, Provinsi Taman. Anda
diminta kepala sekolah membuat draf
surat undangan untuk mengundang nara sumber Bapak Dr. Imam dalam pelatihan
penulisan karya ilmiah. Waktu dan tanggal Anda tentukan sendiri.
Berdasarkan ilustrasi diatas buatlah surat dinas
untuk mengundang nara sumber tersebut!...Skor 25
2.
Sebutkan dan jelaskan bagian surat dinas!...Skor
20
3. Buatlah sebuah paragraf deskripsi sesuai dengan ciri-ciri dan syaratnya!...Skor
20
4. Pendekatan paragraf
deskripsi ada tiga. Jelaskan masing-masing pendekatan dan
buatlah contoh dari satu diantara
pendekatan tersebut!...Skor 20
5. Apa yang membedakan anatara surat pribadi
dan dinas?...Skor 15
Nilai Maksimal 100
1.
Surat
Undangan
SD Negeri 88 Mutiara
Jalan Kemuning No. 34 Kecamatan Melati Kabupaten Mawar
Provinsi Taman
Kode Pos: 12345 Telepon: (012) 3456789 Email:
sdn88mutiara@gmail.com
Melati,
20 Mei 2023
Lampiran : -
Nomor : 001/UND-SK/SDN88M
Perihal : Undangan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
Kepada, Bapak
Dr. Imam Jl. Pendidikan No. 10 Kota Bunga Kabupaten Mawar Provinsi Taman Kode
Pos: 54321
Yth.
Bapak Dr. Imam,
Dengan hormat, kami dari SD Negeri 88
Mutiara dengan ini mengundang Bapak sebagai nara sumber dalam pelatihan
penulisan karya ilmiah yang akan diselenggarakan di sekolah kami. Kami sangat
menghargai pengetahuan dan pengalaman Bapak dalam bidang penulisan ilmiah dan
percaya bahwa kehadiran Bapak akan memberikan kontribusi berharga bagi peserta
pelatihan. Pelatihan penulisan karya ilmiah ini diselenggarakan dengan tujuan
untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam menulis karya ilmiah
kepada guru-guru SD Negeri 88 Mutiara. Topik-topik yang akan dibahas antara
lain adalah struktur penulisan, penggunaan referensi, dan pengembangan ide.
Kami yakin Bapak Dr. Imam sebagai nara sumber yang berpengalaman akan mampu
memberikan wawasan yang berharga kepada peserta.
Adapun rincian mengenai
pelatihan adalah sebagai berikut:
Tanggal :
Senin, 22 Mei 2023
Waktu : 08.00 – 10.00
Tempat :
Aula SD Negeri 88 Mutiara
Alamat : Jalan Kemuning No. 34, Kecamatan Melati,
Kabupaten Mawar, Provinsi Taman
Kami akan sangat menghargai
kehadiran Bapak sebagai nara sumber dalam acara ini. Mohon konfirmasi kehadiran
Bapak paling lambat [Tenggat waktu konfirmasi] dengan menghubungi nomor telepon
sekolah (012) 3456789 atau melalui surel sdn88mutiara@gmai.com.com. Demikian surat
undangan ini kami sampaikan. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan
partisipasi Bapak dalam acara pelatihan ini. Semoga kerjasama ini dapat
berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak.
Kepala
SD Negeri 88 Mutiara
Muhammad Yamin M.Pd
NIP.19929112420102023
2.
Bagian
Surat Dinas:
a.
Kepala
Surat: Menyertakan informasi identitas pengirim seperti nama institusi, alamat,
dan kontak.
b.
Tanggal
Surat: Menunjukkan tanggal dibuatnya surat.
c.
Nomor
Surat: Menunjukkan nomor identifikasi surat yang dikeluarkan.
d.
Perihal:
Menjelaskan tujuan atau topik surat.
e.
Salam
Pembuka: Penyapaan hormat kepada penerima surat.
f.
Isi
Surat: Mengandung informasi rinci dan tujuan surat.
g.
Salam
Penutup: Penutup hormat dalam surat.
h.
Tanda
Tangan: Tanda tangan pihak yang berwenang atau pengirim surat.
i.
Lampiran:
Jika ada, dapat berisi dokumen terkait yang dilampirkan bersama surat.
j.
Kop
Surat: Menyertakan identitas institusi yang mencakup logo, nama, alamat, dan
kontak.
3.
Contoh
paragraf deskripsi: Bunga mawar adalah bunga yang indah dan harum. Bunga ini
memiliki mahkota berwarna-warni dengan kelopak yang lembut. Mawar juga memiliki
duri-duri tajam di batangnya yang perlu diwaspadai saat menyentuhnya. Bunga
mawar memiliki berbagai varietas, termasuk mawar merah, mawar kuning, mawar
putih, dan banyak lagi. Selain keindahannya, mawar juga dikenal dengan aroma
yang khas. Aroma mawar yang harum sering digunakan dalam parfum dan produk
perawatan tubuh. Bunga mawar sering digunakan sebagai simbol cinta dan
keindahan dalam budaya dan sastra.
4.
Pendekatan
Sensorik: Pendekatan sensorik menggunakan indra manusia (penglihatan,
pendengaran, penciuman, perabaan, atau pengecapan) untuk menjelaskan secara
rinci objek atau subjek yang sedang dijelaskan. Tujuan dari pendekatan ini
adalah membuat pembaca merasakan pengalaman dengan menggunakan gambaran
sensorik yang kuat. Contoh: "Pantai itu menghadirkan pemandangan yang
menakjubkan. Pasir putih yang lembut terasa hangat di bawah kaki. Ombak yang
berkejaran dengan riuhnya memecah di tepi pantai, menghasilkan suara gemuruh
yang menenangkan. Aroma segar air laut terbawa angin sepoi-sepoi, menciptakan
sensasi kesegaran di udara. Pemandangan biru luas samudera yang bertemu langit
menghadirkan panorama yang memukau." Pendekatan Emosional: Pendekatan
emosional mengarah pada penggunaan bahasa yang membangkitkan perasaan atau
emosi pada pembaca. Tujuannya adalah membuat pembaca terhubung secara emosional
dengan objek atau subjek yang dijelaskan, memicu respons emosional tertentu,
atau menciptakan suasana yang mendalam. Contoh: "Pemandangan matahari terbenam
di atas pegunungan adalah pemandangan yang memukau. Cahaya jingga yang merayap
di langit senja menciptakan aura kehangatan dan kedamaian. Warna-warna yang
memudar perlahan menggambarkan ketenangan dan keindahan yang tercipta di alam
ini. Melihat matahari terbenam memberi perasaan mendalam, membangkitkan rasa
syukur dan kekaguman atas keajaiban alam." Pendekatan Objektif: Pendekatan
objektif berfokus pada deskripsi yang lebih faktual dan objektif tentang objek
atau subjek yang dijelaskan. Pendekatan ini mengutamakan penggunaan kata-kata
yang tepat dan detail yang jelas untuk memberikan gambaran yang obyektif.
Contoh: "Bangunan katedral ini memiliki arsitektur yang megah dan megah.
Dinding batu yang kokoh dan jendela-jendela kaca berwarna yang indah mencerminkan
gaya arsitektur gotik yang khas. Di dalamnya, terdapat ukiran-ukiran halus dan
patung-patung yang menakjubkan, menggambarkan kisah agama yang mendalam.
Katedral ini merupakan contoh luar biasa dari warisan budaya dan seni
arsitektur."
5.
Perbedaan
antara surat pribadi dan dinas: Surat pribadi adalah surat yang ditujukan
kepada individu secara personal dan biasanya digunakan untuk berkomunikasi
antara teman, keluarga, atau kenalan. Surat ini lebih informal dalam gaya
penulisan dan isinya seringkali lebih personal dan emosional. Sementara itu,
surat dinas adalah surat resmi yang digunakan dalam konteks bisnis, lembaga,
atau instansi pemerintah. Surat dinas ditujukan kepada individu atau organisasi
secara formal. Surat dinas memiliki format dan struktur tertentu yang harus
diikuti, termasuk kepala surat, tanggal surat, nomor surat, perihal, dan salam
pembuka dan penutup yang sesuai. Gaya penulisan surat dinas lebih formal dan
isinya lebih objektif dan profesional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar